Petugas Pamdal Setwan DPRD DKI Jakarta Tiap Pekan Adakan Pengajian Yasinan dan Kajian Agama Islam
Jakarta, HarianBerita.ID – Petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, dalam satu pekan sekali mengadakan kegiatan pengajian pembacaan surat yasin, serta kajian agama islam (tausiyah).
Kegiatan dijalani para petugas Pamdal sudah dilakukan sejak lama, sebagai landasan pengembangan kepribadian yang beriman dan bertaqwa kepada maha pencipta, untuk membentuk berbudi pekerti luhur.
“Setiap se-minggu sekali, seluruh jajaran Pamdal beragama muslim mengadakan pengajian yasin dan kajian agama. Tujuan ini sebagai bekal perjalanan hidup manusia, karena manusia tidak akan tahu mengenai umur,” ucap Kepala Koordinator Pamdal Sekretariat Dewan (Setwan) Dede Agus Sodikin kepada HarianBerita.ID di jalan Kebon Sirih No.18, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (30/8/2023).
Dalam kegiatan pengajian dan kajian agama islam dilaksanakan, para petugas Pamdal beragama nonmuslim saling bertoleransi membantu dalam sesi memberikan fasilitas, serta tugas jadwal penjagaan.
Menurut Dede Agus Sodikin, pengajian dan kajian agama yang dijalaninya saling bertoleran dari para petugas Pamdal yang beragama nonmuslim.
Satu sama lain, petugas Pamdal nonmuslim memberikan dan menyiapkan fasilitas dan tugas utama untuk pengamanan diambil alih, setelah selesai kegiatan dan kembali seperti semula menjalankan tugas masing masing.
“Disini kita sangat bertoleransi, petugas Pamdal nonmuslim sangat saling membantu dalam pelaksanaan kegiatan ini,” kata Kepala Koordinator Pamdal Setwan DPRD DKI Jakarta.
Lanjutnya, didalam pelaksanaan kegiatan pengajian serta tausiyah agama. Kepala Koordinator Setwan DPRD DKI Jakarta menjelaskan, semua pelaksanaan itu ada jadwal yang sudah diterapkan dan sudah lama dijalankan.
Untuk jadwal acara pengajian pembacaan surat yasin dijadwalkan pada hari Selasa pagi pada jam 07.15 Wib sampai jam 08.00 Wib.
Sedangkan untuk jadwal tausiyah agama dilaksanakan pada hari Jum’at pagi pada pukul 07.15 Wib sampai jam 08.00 Wib.
“Kami laksanakan acaranya dengan membagi waktu di pagi hari, mudah-mudahan jajaran Pamdal dapat memahami disaat diberikan materi tausiyah,” terang Dede.
Lebih lanjut, Ia pun menerangkan lebih rinci dan mendalam tentang kegiatan tausiyah agama yang dijalani di Gedung Setwan DPRD DKI Jakarta.
Untuk kegiatan ini, penerapan pengenalan agama islam dan kajian yang diterapkan sebagai wujud dalam kehidupan sehari-hari sebagai petugas Pamdal.
Sehingga tertanam sifat melayani dan pelayanan prima terhadap pimpinan dan anggota dewan, serta kepada masyarakat DKI Jakarta.
“Kita semua harus benar ikhlas dan tawadu, karena semua keamanan jajaran Pamdal bertugas melayani dan sebagai pelayanan, serta menjaga keamanan Gedung DPRD DKI Jakarta, selama satu kali dua puluh empat jam,” tuturnya.
Pelaksanaan pemateri yang diterapkan dalam kegiatan pengajian yang dijalani. Di akui Dede Agus Sodikin, untuk pemateri pengajaran ilmu keagamaan telah dibantu tiga orang anggota Pamdal diantaranya, Muklas dan Djulfikar, serta Karna.
Ke-tiga anggota Pamdal Setwan DPRD DKI Jakarta, telah memahami dan mengerti tentang ke ilmuan agama islam dan salah satunya pernah mondok disalah satu pesantren selama lima tahun.
“Alhamdullillah, kami dibantu oleh anggota Pamdal dalam mengembangkan tausiyah keagamaan dan untuk Wah Karna, dirinya pernah mondok di pesantren selama lima tahun,” jelas Kepala Koordinator Pamdal Setwan DPRD DKI Jakarta.
Ditambahkanya, didalam pelaksanaan sehingga ilmu yang didapat didalam kajian agama berupa tausiyah untuk dapat diterapkan dalam tugas dan berguna bagi sesama.
“Saya berharap sebagai yang di tua-kan dalam tugas, untuk semua jajaran petugas Pamdal Setwan DPRD DKI Jakarta, dapat berguna bagi masyarakat banyak, khususnya untuk keluarga,” tandas Kepala Koordinator Setwan DPRD DKI Jakarta, Dede Agus Sodikin. (Djamal Efendi)