Gubernur DKI Jakarta Lepas Ribuan Pemudik Gratis
Jakarta, Harian Berita.ID - Gubenur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, M.M, jelang memasuki -4 H, melepas 26.000 pemudik gratis di Lapangan Monas, Jalan Medan Merdeka, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (27/3/2025).
Acara pelepasan pemudik diawali sambutan dengan pantun yang dibawakan Pramono Anung, dan acara tersebut dihadiri Ketua DPRD DKI Jakarta, Drs. H. Khoirudin, M.Si, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno S.IP, Anggota Komisi C, DPRD DKI Jakarta, Brando Susanto, Anggota Komisi B, DPRD DKI Jakarta, Wa Ode Herlina S.I.Kom, M.M., dan Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo.
Kemudian acara juga dihadiri Walikota Jakarta Pusat, Drs. Arifin, M.AP, bersama para Asisten Administrasi Walikota Jakarta Pusat, Kasdam Jaya, Brigjen TNI Rachmad S.I.P., yang mewakili Pangdam Jaya, Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy juga mewakili Kejaksaan, dan Kapolsek Gambir, Kompol Rezeki R. Respati, S.H., S.I.K. M.Si, serta ribuan pemudik masyarakat Jakarta.
”Bismillahirohmanirrohim, assalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera, namo budaya, salam kebajikan untuk kita semua. Buka puasa enaknya minum teh panas, tidak lupa ditambah gorengan bakwan. Hari ini melepas mudik gratis di Monas, semoga selamat sampai tujuan,” ucap Pramono Anung dalam sambutan acara.
Terlaksananya mudik gratis 1 Syawal 1446 H, tahun 2025 yang digagas Pemrov DKI Jakarta, awalnya menargetkan 23.000 pemudik untuk pulang ke kampung halamannya.
Menurut Pramono Anung, sukses mudik gratis adanya suatu kerjasama Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI Jakarta dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta beberapa dari perusahaan swasta lainnya seperti Paragon dan sebagainya.
Pemerintah DKI, awalnya hanya menargetkan 23.000 pemudik. Namun, adanya peran serta animo masyarakat begitu signifikan, sehingga ada suatu peningkatan penambahan mencapai 26.000 lebih para pemudik dan diharapkan Pramono Anung, pemudik dapat menikmati perjalanan yang nyaman.
“Saya ingin bepesan, pertama mudah-mudahan mudik ini dapat dinikmati, perjalanannya dengan menyenangkan, aman tertib dan sebagainya. Jangan lupa sampai tempat tujuan untuk berdoa bersama-sama, serta selalu menjaga kerukunan,” pinta Gubernur DKI yang akrab disapa Mas Pram atau Bang Anung.
Selanjutnya, Pria kelahiran Kediri 11 Juni tahun 1953 juga mengungkapkan, untuk fasiltas bus Disabilitas yang disediakan Baznas dan Bazis sudah sangat baik, serta selanjutnya para pemudik dipinta untuk memerangi adanya pungutan liar (Pungli) dijalan dan melaporkan ke aplikasi yang telah disediakan atau melaporkan ke petugas Kepolisian.
Dipersilahkan, dengan sangat terbuka siapapun untuk warga yang mengikuti saudaranya datang ke Jakarta, dan tidak ada lagi operasi yustisi yang diterapkan. Namun, untuk yang mengadu nasib di Jakarta, pertama harus mempunyai kemampuan dan keterampilan yang baik.
“Pemerintah DKI Jakarta secara khusus telah di support oleh Polda, Pangdam dan Kejaksaan. Kami secara terbuka menentang dan melawan pungli. Silahkan, jika nanti ada warga yang datang ikut saudara ke Jakarta, Kami terbuka untuk siapapun dan terpenting punya kemampuan,” jelasnya.
Ditambahkan Gubernur DKI Jakarta, sebelum melepas keberangkatan pemudik. Ia meminta kepada para pendatang untuk jadi perhatian bersama. Siapapun pendatang bekerja di Jakarta harus mempunyai identitas kependudukan yang jelas dan petugas administrasi Kependudukan dan Catatan sipil (Dukcapil) akan mendata warga yang bersangkutan.
"Dengan mengucap bismilahi rohmanirrohim, saya secara khusus mewakili Pemrov DKI Jakarta bersama BUMD, CSR dan beberapa perusahaan swasta lainya, serta Ketua DPRD DKI dan Wakil Gubernur DKI melepas keberangkatan mudik gratis dan mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah,” imbuhnya.
Sementara itu sebelumya, ditempat yang sama. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Syafrin Liputo memaparkan, bahwa Pemda mendapatkan tambahan sebanyak 27 unit bus, diantaranya dari Bank DKI sebanyak lima unit bus dan dari Transjakarta juga lima unit bus. Sedangkan dari MRT Jakarta, hanya 1 unit bus, kemudian dari LRT Jakarta juga 1 unit bus, serta dari Paragon Coorparation sebanyak 15 unit bus. Sehingga total keseluruhan penambahan kursi berjumlah 1.161 kursi.
Adanya program Baznas dan Bazis provinsi DKI Jakarta, di khususkan untuk kalangan Disabilitas ada penambahan sebanyak empat unit bus dengan kuota kursi mencapai 215, serta ditambah kembali dari program CSR, BUMD, NJO dan Baznas provinsi DKI Jakarta, sehinggal total keseluruhan mencapai 552 bus, dengan kuota tercatat peserta mudik mencapai 23.779 orang.
“Untuk laporan hasil verifikasi, total jumlah peserta arus balik di tahun ini dapat peningkatan sebesar 11% dari target awal atau sekitar 26.392 peserta, dan untuk jumlah peserta mudik akan diberangkatkan pada hari ini sebanyak 15.049 peserta,” terang Syafrin Liputo.
Lebih lanjut, ditambahkan Kadishub DKI Jakarta mengurai dan mengungkapkan, untuk jumlah verikasi adanya suatu peningkatan mencapai delapan persen dari target awal sebesar 13.932 peserta.
“Menurut data perkiraan untuk arus balik, para pemudik akan mencapai 11.343 peserta, sehingga ada peningkatan 15 % dari target sebesar 9.847 peserta. Persiapan untuk kendaraan berkeselamatan untuk para peserta mudik, baik itu kendaraan truk maupun bus. dan semuanya telah melaksanakan aturan inpeksi keselamatan,” tutup Kadishub DKI, Syafrin Lupito
.(Benny Vazola)