Wali Kota Aprisiasi Konfercab ke-IX NU Jakarta Barat

Jakarta, HarianBerita. ID — Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama Jakarta Barat ke IX selama dua hari, 27 - 28 Desember yang berlangsung di Ruang Serbaguna Masjid Hasyim Asyari, Cengkareng, Jakarta Barat, Jum’at (27/12/2024).
Konfercab NU Jakarta Barat ini dihadiri 250 peserta dan tamu undangan, yang mengambil tema, "Mendigdayakan Jam'iyyah NU dalam mewujudkan tatanan masyarakat yang berkeadilan demi Kemaslahan Kesejahteraan dan terciptanya Rahmat bagi Semesta".
Acara tersebut di hadiri Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta, KH Syamsul Maarif, Ketua Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) H Agus Salim SE, para Kyai dan Mubaligh dan di hadiri Wali Kota Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto, S.Sos M A P. serta Kajari Jakarta Barat Hendri Antoro, kapolres di wakili kapolsek, Perwakilan dari Kodim 0503/Jakarta Barat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto mengapresiasi pelaksanaan konferensi cabang ke-IX NU Jakarta Barat yang digelar selama dua hari, 27 - 28 Desember 2024.
"Kami atas nama Forkopimko Jakarta Barat, men-support kegiatan Konferensi Cabang NU Jakarta Barat. Siapa pun yang terpilih nanti, saya mohon hubungan silaturahmi diantara Forkopimko tetap terjalin, minimal seperti sebelumnya atau bisa lebih baik lagi," ujarnya.
Lebih lanjut Wali Kota mengatakan, Pemkot Jakarta Barat akan tetap memfasilitasi semua kegiatan organisasi keagamaan, termasuk program Ngopi Bada Ashar yang digagas PCNU Jakarta Barat.
"Karena bagaimana pun, pemerintah tidak akan bisa jalan sendiri tanpa dukungan dari elemen masyarakat, diantaranya organisasi keagamaan," jelasnya.
Uus Kuswanto berharap kepada panitia agar momentum kegiatan ini bisa membawa manfaat dan menjadi solusi perbaikan dan peningkatan kesejahteraan serta kebaikan di Jakarta Barat.
Sementara itu, Ketua PWNU DKI Jakarta, Syamsul Ma'arif juga mengapresiasi para pengurus PCNU yang selama lima tahun (2019-2024) ini telah melakukan banyak program kegiatan
"Semua itu hasil kerja sama yang baik didukung oleh lembaga sehingga program-program tersebut bisa dirasakan, minimal kepada seluruh pengurus mulai dari tingkatan Wakil Cabang NU, ranting dan anak ranting sudah ter-SK kan secara baik dan benar," jelasnya.
"Mudah-mudahan yang sudah baik kita pertahankan, yang belum baik kita perbaiki. Karena salah satu tujuan pokok NU adalah melakukan harakah (gerakan)," ujarnya.
Syamsul Ma'arif menambahkan, salah satu harakah yang dicanangkan NU adalah gerakan Islah, dimana gerakan ini memiliki dua makna besar.
Pertama, melakukan sebuah perbaikan yang terus menerus. Kedua adalah Al Islah melakukan perdamaian.
Sebelumnya, Ketua PCNU Jakarta Barat, KH Agus Salim mengatakan, pihaknya telah melakukan sebanyak 379 program kegiatan, yang juga termasuk program Ngopi Bada Ashar.
"Alhamdulillah, semua program tersebut berjalan dengan apa yang diharapkan. Saat ini, kita akan membuat program 5 tahun ke depan, yakni memilih pengurus baru buat harapan NU ke depan," tambahnya. (Sutarno)