PWI Pusat dengan HNSI, Inkonera bersama LSP TRK, Saling Jalin MoU untuk Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

PWI Pusat dengan HNSI, Inkonera bersama LSP TRK, Saling Jalin MoU untuk Kesejahteraan Masyarakat Pesisir
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) melalui Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun bersama Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), Laksamana TNI Purn. Sumardjono, melakukan kerjasama ke dua belah pihak, dan Ketua Induk Koperasi Nelayan Sejahtera (Inkonera), Imam Supriyadi dengan Jerry Marmer dari LSP TRK, yang merupakan lembaga bersertifikasi, juga mengadakan hal yang sama dan secara resmi organisasi masing masing ini saling mengadakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU).
PWI Pusat dengan HNSI, Inkonera bersama LSP TRK, Saling Jalin MoU untuk Kesejahteraan Masyarakat Pesisir
PWI Pusat dengan HNSI, Inkonera bersama LSP TRK, Saling Jalin MoU untuk Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

Sentul, HarianBerita.ID - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) melalui Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun bersama Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), Laksamana TNI Purn. Sumardjono, melakukan kerjasama antara ke dua belah pihak.

Dan selanjutnya, Ketua Induk Koperasi Nelayan Sejahtera (Inkonera), Imam Supriyadi dengan Jerry Marmer dari LSP TRK, yang merupakan lembaga bersertifikasi, juga mengadakan hal yang sama dan secara resmi organisasi masing masing ini saling mengadakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU), pada Kamis malam, (14/11/2024).

Acara penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung, dilaksanakan di Hotel Lorin, Jalan Tol Jagorawi Km 32, Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dihadiri para Pengurus PWI Pusat antara lain, Sekretaris Jenderal Iqbal Irsyad, Bendahara Umum M. Nasir, Ketua Dewan Pakar Sayid Iskandarsyah, Ketua Bidang Kerja Sama dan Kemitraan Tundra Meliala.

Kemudian HSNI di acara tersebut juga dihadiri Sekretaris Anton Leonard dan Ketua Dewan Penasihat HNSI, Tinton Soeprapto dan selanjutnya dari Inkonera dihadiri Sekretaris Winarso bersama Bendahara Hengky Effendy.

Didalam acara, Ketua Umum PWI Pusat bersama Ketua Umum HNSI, langsung mengadakan dan memimpin seremoni penandatanganan MoU mencakup berbagai bidang, seperti pendidikan, penelitian, pengembangan institusi, peningkatan publikasi, pengabdian masyarakat, hingga pembangunan manusia pesisir.

Menurut Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun menyatakan, komitmen PWI untuk mendukung program yang dilakukan sesuai dengan peran institusi pers.

"PWI selalu mendukung inisiatif yang berdampak pada kepentingan bangsa dan negara. Kami siap berkontribusi untuk kesejahteraan masyarakat pesisir melalui program-program yang akan kami bahas lebih lanjut bersama tim khusus," ucap Hendry dalam sambutanya.

Sementara itu Ketua Umum HNSI dalam sambutannya juga mengatakan, Ia menekankan pentingnya kolaborasi untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.

"Banyak nelayan di Indonesia yang masih hidup di bawah garis kesejahteraan. HNSI hadir sebagai penghubung antara nelayan dan pemerintah, agar perhatian serta bantuan yang layak dapat mereka terima," ujar Laksamana TNI Purn. Sumardjono, yang pernah menjabat Kepala Staf Angkatan Laut periode 2007-2008.

Lebih lanjut, hal senada juga dikatakan Ketua Dewan Penasihat HNSI dan Ia juga menambahkan, bahwa kerja sama ini harus diwujudkan melalui aksi nyata.

"Kita berharap kerja sama ini tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar menghasilkan dampak positif bagi nelayan. Bukan omon-omon saja," jelas Tinton Soeprapto.

Pada kesempatan yang sama, jalinan kerjasama atau MoU yang ditandatangani Ketua Inkonera, Imam Supriyadi, bersama Jerry Marmen dari LSP TRK, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi nelayan melalui sertifikasi standar diberbagai bidang, termasuk kecakapan operasional dan permesinan.

Kerja sama yang dijalani antara PWI Pusat dengan HNSI, serta Inkonera bersama LSP TRK, dapat diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem masyarakat pesisir dan sinergi ini juga diharapkan mampu mendorong pembangunan berkelanjutan di sektor kelautan dan perikanan untuk lebih terarah, serta dapat memberikan dampak nyata.

Dan kesepakatan yang ada, hal ini menandai langkah awal yang kongkret untuk peningkatan kesejahteraan nelayan dalam membangun manusia pesisir, sehingga kerja sama itu patut diapresiasikan dan terus dipantau implementasinya, agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai dengan baik. (Sayid Iskandarsyah).