Dr. Suprapto Sastro Atmojo Terpilih Jadi Ketua Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital Priode 2024-2027

Dr. Suprapto Sastro Atmojo Terpilih Jadi Ketua Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital Priode 2024-2027
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan saya berharap komite ini dapat menciptakan jurnlisme yang berkualitas untuk membangun keanekaragaman kehidupan pers yang sehat”. Hal itu disampaikan Dr. Suprapto Sastro Atmojo, selaku Ketua Bidang Pendidikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, usai terpilih menjadi Ketua Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital periode 2024-2027, di Gedung Hall Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih No. 32-34, Menteng, Jakarta Pusat, pada
Dr. Suprapto Sastro Atmojo Terpilih Jadi Ketua Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital Priode 2024-2027

Jakarta, HarianBerita.ID – “Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan saya berharap komite ini dapat menciptakan jurnlisme yang berkualitas untuk membangun keanekaragaman kehidupan pers yang sehat”.

Hal itu disampaikan Dr. Suprapto Sastro Atmojo, selaku Ketua Bidang Pendidikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, dalam sambutanya menjadi Ketua Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital periode 2024-2027, di Gedung Hall Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih No. 32-34, Menteng, Jakarta Pusat, pada awak media, Jumat (30/8/24).

Terpilihnya Suprapto dari unsur Dewan Pers sebagai Ketua Komite mewakili PWI yang dipimpin Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, ketika Dewan Pers menyelenggarakan, “Penetapan Anggota Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital Untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas Priode 2024-2027.

Langkah ke-11 anggota yang dilantik dari tiga unsur Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital antara lain, dari unsur Dewan Pers, unsur Pakar dan unsur Pemerintah.

Menurut Hendry, kehadiran Suprapto bersama 10 anggota lainnya akan memperkuat upaya menjaga dan meningkatkan jurnalisme berkualitas di Indonesia.

Ketua Umum PWI Pusat optimis, untuk keberadaan komposisi komite ini merupakan langkah positif untuk memastikan jurnalisme tetap independen dan kredibel.

“Saya yakin mereka memiliki komitmen kuat untuk menjalankan tugas dengan baik dan mewakili seluruh konstituen, termasuk PWI,” ujar Hendry Ch Bangun usai menghadiri acara pengukuhan di Hall Dewan Pers.

Selanjutnya, Hendry Ch Bangun selain menjadi Ketua Umum PWI Pusat, dirinya juga sebagai anggota Gugus Tugas Publisher Right, yang memberikan apresiasi dukungan untuk komposisi kepada anggota komite.

“Keterlibatan berbagai unsur dalam Komite Tanggung Jawab ini sangat positif untuk menjaga jurnalisme yang berkualitas dan independen, serta berkredibel,” tandasnya.

Penyelenggaraan Penetapan Anggota Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital Untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas Priode 2024-2027", di prakarsai Dewan Pers.

Pembentukan komite ini adalah implementasi dari Peraturan Presiden No. 32 Tahun 2024 tentang Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital dalam mewujudkan jurnalisme berkualitas, yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada 20 Februari 2024, dan proses penetapan itu sudah sesuai dengan surat nomor B-165/KI.01/08/2024 dari Kemenkopolhukam.

Acara yang diselenggarakan, di hadiri Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu, Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, Menteri Koordinator Politik, Hukum, serta Keamanan (Menkopolhukam) Republik Indonesia, Hadi Tjahjanto dan Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo), Nezar Patria, yang hadir mewakili Menteri Kominfo dan tamu undangan lainya.

Kemudian penetapan anggota komite yang dilantik diikuti dari tiga unsur diantaranya unsur dari Dewan Pers terdiri dari Alexander Carolus Suban, Fransiskus Surdiarsis, Herik Kurniawan, serta Sasmito, dan Dr. Suprapto.

Dan untuk unsur dari Pakar antara lain, Ambang Priyonggo, M.A., Damar Juniarto, Dr. Guntur Syahputra Saragih, dan Indriaswati Dyah Saptaningrum, serta Kristiono Setyadi.

Sedangkan untuk unsur dari Pemerintah, yang ikut dilantik Sekretaris Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, yaitu Mediodecci Lustarini.(Rahmalia Malik)