Resmikan 11 Sumber Mata Air di Sumbawa, Prabowo Ungkap Teknik Baru Pencarian Sumber Air Bersih Lepas Pantai

Resmikan 11 Sumber Mata Air di Sumbawa, Prabowo Ungkap Teknik Baru Pencarian Sumber Air Bersih Lepas Pantai
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto bersama masyarakat NTB.

NTB, HARIANBERITA.ID – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto resmikan 11 titik sumber mata air.

Berkolaborasi dengan para pakar dari Universitas Pertahanan kini air bersih sudah tersebar di beberapa wilayah Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (28/5/2023).

Atas instruksi Prabowo kepada Universitas Pertahanan, telah terbentuk tim yang bertugas melakukan pencarian titik sumber air bersih di wilayah tersebut sejak September 2022.

Menhan Prabowo menjelaskan bahwa potensi air bersih yang dimiliki oleh Indonesia sangatlah besar. Dari 31 titik air di NTB yang telah berjalan, akan terus diperluas jangkauannya agar dapat dapat dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat.

“Saya hari ini datang karena mendapat laporan bahwa di Sumbawa telah berhasil ditemukan dan dikucurkan 11 titik air dan 10 lagi di tempat-tempat lain di Sumbawa dan Moyo,” ucap Menhan Prabowo.

Sebelumnya telah diresmikan Sumber air di 20 desa dan masyarakat setempat sudah dapat menikmati air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar.

“Di Pulau Moa kita sudah kita temukan 11 titik air dan sudah produksi. Jadi di Pulau Moa, NTB, Sumbawa di Lombok Timur terus tim kita mencari air dan ngebor, produksi pipanisasi. Juga kita mencoba teknik baru mencari sumber air bersih di lepas pantai. Jadi ternyata banyak sungai-sungai bawah tanah. Dan dari bawah tanah keluarnya di lepas pantai, air bersih. Ini potensi yang sangat luar biasa,” jelas Prabowo.

“Ini sudah kita coba di Lombok Timur. Jadi air lepas pantai keluar tinggal kita tangkap dan kita bawa dengan pipa ke daratan,” lanjut Prabowo.

Atas keberhasilan ditemukannya titik sumber mata air ini, Prabowo menyampaikan rasa terima kasihnya kepada tim Universitas Pertahanan serta Kementerian Pertahanan. Karena menurutnya, air adalah sumber kehidupan yang utama bagi seluruh masyarakat. Dengan ditemukannya beberapa sumber mata air baru ini, tentu dapat mengurangi krisis air bersih di wilayah timur Indonesia.

“Ke depan, seluruh dunia akan mengalami tiga ancaman krisis. Yang pertama krisis pangan, krisis energi, dan krisis air,” ujar Prabowo.

Apresiasi serta rasa syukur diucapkan oleh Kepala Desa Teruwai yang langsung merasakan dampak air bersih itu bersama warganya yang terdiri dari 125 kepala keluarga, yaitu sekitar 350 jiwa.

Alhamdulillah sumber air ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami, khususnya air minum. Sebanyak 125 kepala keluarga yang terdiri dari sekitar 350 jiwa, mencakup 2 kampung dalam satu mukim masjid,” tambah H. Muhammad Hatta, Kepala Desa Teruwai.| Marwan