Dandim 0508 Depok Saat Mengikuti Apel Siaga Pengawasan Masa Tenang Pilkada Kota Depok

Dandim 0508 Depok Saat Mengikuti  Apel Siaga Pengawasan Masa Tenang Pilkada Kota Depok
Dandim 0508 Depok Kolonel Inf Iman Widhiarto, S.T., M.M.

Depok, HarianBerita.ID — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Depok menyelenggarakan  apel siaga jelang Pemungutan Suara Pilkada 2024.

Apel Siaga Pengawasan Masa Tenang, Pemungutan, dan Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Tahun 2024, diikuti sebanyak  120 peserta, yang dipimpin Pj. Sekda Kota Depok Nina Suzan, berlangsung di Wisma Makara UI, Jl. Prof. Miriam Budiarjo, Kota Depok, Sabtu, 23 November 2024.

Pj. Sekda Kota Depok Nina Suzan dalam sambutannya mengatakan masa tenang Pilkada ini dimulai besok (24/11), dan pelaksanaan pencoblosan pada 27 November 2024.

"Pilkada yang berkualitas memerlukan partisipasi masyarakat dan sinergi seluruh pihak. Netralitas penyelenggara dan pengawas adalah hal mutlak," ujar Nina Suzan.

Pj. Sekda Kota Depok mengapresiasi KPU dan Bawaslu Kota Depok dalam melaksanakan koordinasi yang baik sehingga nantinya pelaksanaan bisa sukses.

Nina Suzan saat pencoblosan nanti, yang perlu diantosipasi seperti daerah rawan  banjir akibat musim hujan, ini yang menjadi perhatian untuk memastikan kelancaran pemungutan suara tersebut, tambahnya.

Sementara itu Kapolres Metro Depok Kombes Pol Arya Perdana mengatakan, petugas pengawas dalam pelaksanaan Pilkada Depok, memiliki tanggung jawab moral untuk melaporkan pelanggaran yang terjadi pada saat pencoblosan.

"Namun terkait dengan penegakan hukum nantinya akan ditangani langsung oleh Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu)," ungkapnya.

Pengawas dalam pelaksanaan Pilkada Kota Depok ini, diharapkan adil, profesional, dan sesuai prosedur dalam menjalankan tugas.

Dandim 0508 Depok Kolonel Inf Iman Widhiarto, S.T., M.M., menambahkan 
petugas pelaksana dilapangan harus memanfaatkan tiga kecerdasan dalam bertugas.

"Untuk itu, kecerdasan intelektual  menganalisis dan menyelesaikan masalah yang terjadi saat pencoblosan maupun perhitungan sesuai," ujarnya

Kolonel Inf Iman menambahkan, kecerdasan emosional untuk berinteraksi efektif dan menjaga integritas, harus itu harus dilakukan.