Allqudry Terpilih Jadi Ketua RW 01 Secara Aklamasi, Dibanjiri Karangan Bunga Ucapan
Jakarta, HarianBerita.ID – Usai Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) serentak pada tanggal 14 Februari 2024, Presiden RI terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan berlanjut di Pilgub DKI Jakarta tanggal 27 November 2024, Ir. Pramono Anung dan Rano Karno, S.I.P dinobatkan terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Ajang gelaran suksesnya Pilpres, Pileg dan Pilgub 2024, langkah pesta demokrasi secara jujur dan adil (Jurdil) didikuti masyarakat Kebayoran Lama Utara dalam pemilihan Ketua RW 01, yang diselenggarakan di Halaman SDN 01 Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu malam Minggu, (15/2/2025).
“Sekarang sudah tujuh belas tahun menjadi Ketua RW, dan harapan saya untuk warga RW 01, Kebayoran Lama Utara mendapat taraf hidup dan kesejahteraan yang lebih meningkat, serta lebih berdaya lagi,” ucap H. Allqudry, Ketua RW 001, terpilih priode 2025-2030 pada media ini.
Acara pemilihan RW 01, dilaksanakan dan dihadiri Lurah Kebayoran Lama Utara Rika Laila Puji Astuty, Ketua Gerakan Relawan Indonesia (GRI) Agung Tamtomo, tokoh masyarakat, para Ketua RT dan masyarakat setempat.
Sehingga peraturan penerapan pemilihan Ketua RW melalui mekanisme musyawarah untuk mencapai mufakat, telah sesuai yang dijalani dan diterapkan didalam Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta, Nomor 22 Tahun 2020, ditetapkan tanggal 28 April 2022, serta diundangkan di tanggal 17 Mei 2022.
Menurut Allqudry, langkah mekanisme yang dijalani bukan persoalan perihal kepada tunjangan gaji yang di peroleh, terpenting yang utama adanya dana operasional untuk digunakan pembelian alat tulis kantor (ATK) dan untuk penyambutan kedatangan tamu dalam kunjungan apapun diwilayahnya.
Dengan adanya kenaikan gaji dari program Gubernur DKI terpilih melalui Pemrov DKI Jakarta, dana Efektivitas Produksi Keseluruhan (OPE) RW akan diterima dengan rasa puji syukur yang mendalam oleh Ketua RW 01, Kebayoran Lama Utara.
“Alhamdullillah program Gubernur kedepan ada kenaikan OPE RW. Tapi harapan saya, bagaimana dapat menggali potensi sumber daya manusia (SDM). Ada tiga didalam pembangunan yang harus diterapkan, pertama dana APBD, dana CSR, serta dana swadaya,” tuturnya.
Lanjutnya, Allqudry juga menjelaskan ketiga dana anggaran sebagai potensi diantaranya dana APBD, masyarakat sudah mengetahui dana tersebut hanya untuk infrastruktur. Sedangkan dana CSR dan dana Swadaya akan terus digalakan dengan cara pendekatan secara persuasif.
Upaya langkah tersebut dijalani Ketua RW 01, dengan cara menggali dana CSR dan dana Swadaya dengan menggandeng pemilik perusahaan dan para pedagang disekitar untuk dapat kondusif membantu lingkungan dengan menyisihkan beberapa keuntungannya akan diperdayakan untuk kepentingan masyarakat semua.
“Keuntungan ini diperdayakan mulai dari Karang Taruna sampai ibu-ibu PKK dan sampai membuat UMKM dan untuk swadaya masyarakat berjalan baik, kedepannya akan dimaksimalkan kembali karena banyak perusahaan tahu akan haknya, tapi untuk kewajibanya tidak tahu,“ ungkapnya.
Lebih lanjut Allqudry mengakui, ada pekerjaan yang belum terlaksana sejak 17 tahun menjabat mengenai para dagang dijalan Raya Kebayoran Lama Utara, merupakan kesemrawutan dilingkungan RW 01, dan sampai saat ini belum di relokasi.
Terpilihnya Allqudry, ditambah masa tugas lima tahun mendatang sebagai Ketua RW 01, priode 2025-2030. Ia menerangkan, langkah yang diambil melalui solusi yang bijak, karena mereka tumbuh lebih dari puluhan, sampai ratusan, serta ribuan orang.
Dan rencananya, Ia pun akan mengajak tokoh masyarakat dan para Ketua RT, untuk berpikir mencari solusi pemindahan ke lokasi yang baik dan menginformasikan kepada Pemda DKI untuk membebaskan lahan dan merelokasi para pedagang ketempat yang lebih jelas, terangnya.
Ditambahkan Ketua RW 001. Ia menjabarkan, tugas yang dilakukan bersama para Ketua RT, para tokoh dan warga masyarakat juga telah menekan masuknya narkoba yang besar menjadi sekecil mungkin di lingkungan RW 01.
“Kita menggerakan Karang Taruna dengan membuat suatu program, sehingga mereka dengan area tertentu mendapat kesibukan yang bermanfaat. Karena narkoba terjadi dikarenakan adanya waktu luang untuk anak muda yang banyak dan jarang dipotensikan. Sehingga masuk lah satu, dua dan tiga, para bandar narkoba yang merusak,” imbuhnya.
Sementara itu, Sukma salah seorang Ibu rumah tangga dan sekaligus warga setempat memberikan dukungan kepada Allqudry, terpilih kembali sebagai Ketua RW 01, priode 2025 sampai 2030.
“Jika ada permasalahan dimasyarakat, Ketua RW 01 sangat tanggap dan memberikan solusi kenyamanan kepada masyarakat dan untuk bantuan dari pemerintah dibagikan tepat sasaran ke warga. Semoga Ketua RW menjalankan tugas lebih bagus lagi,” kata Sukma.
Ditempat yang sama, hal senada diutarakan Ketua Gerakan Relawan Indonesia (GRI) Agung Tamtomo dan sekaligus sebagai tokoh masyarakat memberikan apresiasi terpilih kembali Allqudry menjadi Ketua RW 01, untuk menjalankan tugas priode 2025 sampai 2030.
“Saya berikan selamat terpilih kembali Bapak Allqudry sebagai Ketua RW 01, untuk lima tahun mendatang, dan Saya juga memberikan apresiasi yang sedalamnya atas kerjasama sebelumnya yang selalu bersinergi dengan GRI, sehingga suksesnya atas kemenangan Pramono Anung dan Rano Karno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta,” tutup Agung Tamtomo, usai acara pemilihan Ketua RW 01, dimenangkan Allqudry secara aklamasi, karena diakhir pendaftaran tidak ada yang mendaftar sebagai calon Ketua RW 01.
Ada yang menarik usai pemilihan Ketua RW 01, Kebayoran Lama Utara, di depan halaman SDN 01, Kebayoran Lama Utara dibanjiri karangan bunga papan ucapan selamat untuk Allqudry, selaku Ketua RW 01, Kebayoran Lama Utara, diantaranya karangan bunga dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.
Kemudian karangan bunga papan ucapan selamat juga dilayangkan dari Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto, S.I.K., selanjutnya karangan bunga dari Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dan karangan bunga dari Ketua GRI, Agung Tamtomo, serta lainya yang tidak dapat disebutkan namanya. (Sutarno)