Petakan Potensi SDM, Ribuan Pegawai Kemenkumham Kalsel Uji Kompetensi

Banjarmasin, HarianBerita.ID – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kalimantan Selatan, menggelar Penilaian Kompetensi dan Potensi dalam rangka pemetaan jabatan bagi pegawai Kementerian Hukum dan HAM.
Penilaian Kompetensi ini diikuti seluruh Pegawai Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemenkumham Kalsel.
Sebanyak 1.417 pegawai yang berasal dari Kanwil dan UPT mengikuti Uji Kompetensi dengan metode Computer Assissted Competency Test (CACT) yang dilaksanakan selama empat hari, yang dimulai hari ini, Senin 3 - 6 Juli 2023, dengan dua sesi ujian setiap harinya.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kalsel
Faisol Ali, didampingi Kepala Divisi Administrasi, Rifqi Adrian Kriswanto, Tim Badan Kepegawaian Negara (BKN), Biro Kepegawaian dan Pusdatin Sekretariat Jenderal Kemenkumham RI membuka kegiatan dengan menyampaikan beberapa arahan kepada peserta.
Faisol menyampaikan agar para peserta mengerjakan ujian dengan sebaik mungkin, sebagai upaya untuk pemetaan jabatan, profiling kompetensi di Simpeg Kumham, penyusunan dokumen rencana pengembangan kompetensi pegawai yang diambil dari gap kompetensi, serta pengembangan karir melalui manajemen talenta.
“Bapak dan Ibu sekalian akan mengikuti kegiatan uji kompetensi, yang juga sebelumnya kami para Pimti telah ikuti. Pesan saya kerjakan ujian ini dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kemapuan diri sendiri agar hasilnya dapat mencerminkan potensi yang anda miliki saat ini,” ungkap Faisol.
Rifqi selaku Kadivmin juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Penilaian Kompetensi dan Potensi merupakan wujud penyempurnaan sistem merit yang berdasarkan Keputusan Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara Nomor: 43/KEP.KASN/C/XI/2022, tanggal 29 November 2022, tentang Penerapan Sistem Merit dalam Manajemen Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM.
Penilaian Kompetensi dan Potensi dalam rangka Pemetaan Jabatan bagi pegawai Kementerian Hukum dan HAM dilaksanakan dengan materi yang diujikan meliputi, kompetensi manajerial, kompetensi sosial kultural, potensi/emerging skill, dan literasi digital. | Eka