1.314 Diselamatkan, Terkait TPPO dan Kejahatan Pekerja Migran

1.314 Diselamatkan, Terkait TPPO dan Kejahatan Pekerja Migran
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan .

JAKARTA, HARIANBERITA.ID - Satuan Tugas (Satgas) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Polri menerima 314 laporan polisi terkait TPPO dan kejahatan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Dari ratusan laporan tersebut, Satgas TPPO Polri menangkap sebanyak 414 tersangka.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, laporan terkait TPPO sebanyak 237 dan kejahatan perlindungan PMI sebanyak 77.

"Angka tersebut berdasarkan data 5 - 15 Juni 2023," kata Ramadhan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/6).

Lebih jauh Ramadhan menjelaskan, dari ratusan laporan polisi tersebut, tercatat jumlah korban yakni sebanyak 1.314 orang.

“Para korban terdiri dari perempuan dewasa 507 orang, perempuan anak 76 orang, laki-laki dewasa 707 orang dan laki-laki anak sebanyak 24 orang,” jelasnya.

Ramadhan juga menjelaskan, berdasarkan data pengungkapan kasus, saat ini 64 kasus tahap penyelidikan dan 250 kasus tahap penyidikan.

Ia menyebutkan, tiga tempat terjadinya kejadian TPPO tersebut, terbanyak di perumahan atau pemukiman sebanyak 129 kasus, kemudian di hotel 33 kasus dan di pelabuhan 16 kasus.

Sementara tempat kejadian perkara kejahatan perlindungan migran terbanyak di perumahan atau pemukiman 41 kasus, jalan umum 10 kasus dan perkantoran 9 kasus.

Ramadhan menyebutkan, tiga modus tertinggi TPPO yakni, membujuk sebanyak 92 kasus, mengangkut/membawa 27 kasus dan merayu 23 kasus. Sedangkan tiga modus tertinggi kejahatan perlindungan migran yakni membujuk 36 kasus, mengangkut atau membawa 12 kasus dan penipuan 9 kasus.

Namun terkait motif, untuk kejahatan TPPO terbanyak yakni ekonomi ada 123 kasus. Selanjutnya karena sengaja ada 69 kasus dan permasalahan sosial 21 kasus. Begitu pula untuk kejahatan perlindungan migran, tertinggi motifnya karena sengaja sebanyak 32 kasus, ekonomi 30 kasus dan permasalahan sosial 6 kasus, tambahnya. | Eka